Menumbuhkan Karakter Bangsa melalui Kreativitas dan Apresiasi Seni Budaya

Guru Pembimbing FLS3N Fotografi 2026 SMA Negeri 1 Karangtengah

Sebagai pendidik, tantangan terbesar dalam ajang FLS3N tahun ini adalah mendampingi siswa menerjemahkan tema utama: “Menumbuhkan Karakter Bangsa melalui Kreativitas dan Apresiasi Seni Budaya”. Melalui proses bimbingan intensif, saya menyaksikan bagaimana Muhammad Azka Izun Ni’am, siswa kelas 11 SMA Negeri 1 Karangtengah, mampu menjawab tema tersebut dengan sangat apik.

Dalam mengimplementasikan sub-tema “Rekam Jejak Budaya Setempat”, kami sepakat mengusung hasil karya khas daerah, yaitu Jamu Coro khas Demak. Saya menekankan kepada Azka bahwa fotografi bukan sekadar estetika, melainkan alat untuk mengapresiasi nilai-nilai luhur bangsa. Jamu Coro adalah simbol kegigihan dan kearifan lokal yang menjadi bagian dari identitas karakter kita.

Saya selalu berpesan, “Abadikan kehangatannya, Azka. Itu adalah ruh dari tradisi kita.” Fokus bimbingan saya adalah memastikan setiap elemen—mulai dari kepulan asap hingga tekstur rempah—mampu bercerita tentang rekam jejak budaya yang harus dijaga. Saya ingin Azka memahami bahwa kreativitas harus berakar pada rasa hormat terhadap seni budaya sendiri.

Hasilnya, Azka berhasil meraih Juara 1 Fotografi tingkat Kabupaten. Kemenangan ini bukan hanya pencapaian teknis, melainkan bukti keberhasilan seorang siswa dalam mengapresiasi budaya melalui karya kreatif. Sebagai pembimbing, saya bangga melihat karakter bangsa yang mencintai warisan leluhur tumbuh dalam diri Azka. Semoga prestasi ini menjadi langkah awal untuk terus melestarikan kekayaan daerah di tingkat yang lebih tinggi.

Dengan adanya kemenangan pada Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) tersebut, tentunya menambah kemajuan, dan citra baik untuk SMAN 1 Karangtengah, Demak, terutama di bidang seni. Ayo tetap semangat memajukan SMAN 1 Karangtengah dalam berbagai bidang, tidak hanya bidang akademis tetapi juga non-akademis!

”Menuju Smansakar Gemilang dan Berintegritas” kita aktif dan kolaboratif.

Penulis: Faozal Hersining, S. Pd.

Editor: Erna Setyawati, S.S., M.Pd.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *